Fri. Apr 4th, 2025

Konsul Jenderal Jepang Kunjungi ITB STIKOM Bali

KONSUL JENDERAL Jepang di Bali, Miyakawa Katsutoshi, melakukan kunjungan resmi ke kampus ITB STIKOM Bali di Renon, Denpasar, pada hari Rabu (31/07/2024). Dalam kunjungan yang didampingi oleh istrinya itu, Miyakawa disambut hangat oleh para petinggi kampus, termasuk Prof Made Bandem dan Rektor ITB STIKOM Bali, Dadang Hermawan.

Kunjungan tersebut menjadi momen penting bagi kedua belah pihak untuk memperkuat hubungan dan membahas berbagai potensi kerja sama di masa depan. Miyakawa mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Prof Bandem yang meskipun sudah berusia lanjut, tetap menunjukkan semangat tinggi dalam dunia seni dan pendidikan. “Dalam beberapa waktu belakangan, saya juga mengunjungi tokoh-tokoh di Bali, termasuk tokoh budaya seperti Prof Bandem. Beliau sosok yang luar biasa,” ungkap Miyakawa. Ia menambahkan, “Hingga saya tanyakan, apa rahasia beliau bisa seperti itu? Beliau hanya menjawabnya dengan tawa dan senyum.”

Kunjungan ini merupakan kesempatan pertama bagi Miyakawa untuk melihat langsung aktivitas di ITB STIKOM Bali, sebuah perguruan tinggi yang dikenal dengan prestasinya. Dalam kesempatan ini, Rektor Dadang Hermawan menyampaikan adanya komunitas pencinta budaya Jepang yang aktif di kampus tersebut. Komunitas ini didirikan oleh mahasiswa yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap budaya Jepang.

“Mereka ingin sekali bisa berkunjung ke Jepang. Ada ratusan anggotanya. Mahasiswa kami juga telah banyak yang melakukan magang ke Jepang. Setelah tamat kuliah, mereka kembali lagi ke Jepang untuk menetap dan bekerja di sana,” jelas Dadang Hermawan.

Miyakawa merespon positif informasi tersebut dan berharap dapat menjalin kerja sama lebih lanjut dengan ITB STIKOM Bali, terutama dalam bidang pendidikan. “Bentuknya bisa pertukaran mahasiswa atau juga memberikan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Jepang,” ujarnya dalam Bahasa Indonesia yang fasih.

Ia juga menyampaikan kegembiraannya mengetahui keberadaan beberapa komunitas Jepang di Bali. Hal ini menandakan bahwa budaya Jepang dapat diterima dengan baik, baik oleh warga Jepang yang tinggal di Bali maupun masyarakat Bali sendiri.

Di akhir kunjungannya, Miyakawa menyatakan keterbukaan terhadap berbagai kemungkinan kolaborasi antara ITB STIKOM Bali dengan Konsul-Jenderal Jepang di Bali. “Semoga kita bisa bekerja sama di masa-masa mendatang. Terima kasih atas perjumpaan hari ini,” tutupnya. [BEKRAF/Angga Wijaya]

By Bekraf

Related Post