GITA WIRJAWAN, mantan Menteri Perdagangan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang kini aktif mendukung gerakan start-up di Indonesia, mengungkapkan kekagumannya terhadap karya mahasiswa Primakara University, Denpasar, saat kunjungan ke universitas tersebut pada Kamis (11/7/2024).
Para mahasiswa dengan penuh antusias mempresentasikan hasil karya teknologi mereka di hadapan Gita Wirjawan. Karya-karya tersebut meliputi games, aplikasi magang mahasiswa, dan teknologi pengolahan sampah. Gita mengaku sangat kagum dengan kreativitas dan inovasi para mahasiswa Primakara University.
“Primakara University sudah terbukti rekam jejaknya baik di tingkat nasional maupun multinasional. Meskipun saya baru pertama kali berkunjung ke kampus ini, saya melihat bakat dan skill yang luar biasa dari para mahasiswa,” ungkap Gita Wirjawan.
Gita menekankan pentingnya meningkatkan skala produk teknologi ini ke ranah yang lebih luas. “Kita tahu yang menguasai bidang teknologi kini adalah India dan China. Indonesia sebagai negara besar sebenarnya punya potensi besar untuk turut mengikuti kedua negara tersebut,” sebutnya.
Menurut Gita, bibit-bibit muda dalam bidang teknologi seperti yang ada di Primakara University perlu terus didukung secara intens agar mereka bisa terus maju. “Apalagi sekarang kecerdasan buatan (AI) telah banyak digunakan di banyak bidang. Ini peluang yang sangat bagus dikembangkan di Indonesia, karena memiliki potensi ekonomi yang sangat besar,” jelas Gita Wirjawan yang kini sering menjadi dosen tamu di Amerika Serikat.
Primakara University yang sebagian besar mahasiswanya berasal dari Bali, menurut Gita, menunjukkan bahwa Bali memiliki bakat-bakat yang mungkin belum banyak diketahui. “Mereka saya harapkan setelah tamat kuliah tidak hanya berkiprah di Bali, tetapi juga di luar Bali. Kalau bisa di luar negeri. Karena dari sana mereka akan bisa mengembangkan kemampuan mereka,” ujar Gita.
Rektor Primakara University, I Made Artana, S.Kom, M.M., sangat mengapresiasi kunjungan Gita Wirjawan. Ia mengatakan kunjungan tersebut sangat berarti karena juga membicarakan beberapa rencana kerjasama. “Bagi komunitas digital, Pak Gita Wirjawan adalah ikon karena mendukung para generasi muda dan start-up untuk terus berkarya. Bahkan beliau kini tinggal dan bekerja di Silicon Valley, pusat pengembangan teknologi di Amerika Serikat. Jadi kunjungan beliau ke kampus kami mempunyai arti penting,” tukas Made Artana.
Selain itu, Gita Wirjawan juga menawarkan kerjasama di bidang pendidikan, dengan menghubungkan Primakara University dengan jaringan internasional dalam bidang pendidikan dan pengembangan teknologi. “Bentuknya dalam hal kerjasama antar universitas. Jadi universitas di Amerika Serikat bisa menularkan ilmunya di kampus kami, selain juga mengirim pengajar ke Primakara University,” jelas Made Artana.
Ia berharap, kunjungan Gita Wirjawan ini bisa membawa kemajuan bagi Primakara University yang terus mendukung generasi muda Bali untuk melanjutkan studi di bidang teknologi dengan kualitas pendidikan yang bagus. “Setiap tahun kami menyediakan beasiswa kuliah untuk seratus mahasiswa. Jika ditanya seberapa kualitas lulusan Primakara University, kami bisa menjawab bahwa lulusan kami grade A, atau setara dengan kampus teknologi di Jakarta. Jadi, tidak perlu diragukan lagi,” tutup Made Artana.***[BEKRAF/Angga Wijaya]