Thu. Apr 3rd, 2025

16 Ogoh-Ogoh Spektakuler Ramaikan Pembukaan Kesanga Festival Denpasar 2025

KESANGA Festival 2025 resmi dibuka dengan semarak pada Jumat (21/3) di kawasan Patung Catur Muka, titik nol Kota Denpasar. Festival tahunan yang menjadi ajang kreativitas generasi muda ini ditandai dengan arak-arakan 16 ogoh-ogoh terbaik se-Kota Denpasar yang mengelilingi Patung Catur Muka.

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, hadir langsung dan menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan festival yang digagas oleh Yowana Pasikian Kota Denpasar. Ia menegaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga wadah pelestarian budaya Bali yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Festival ogoh-ogoh ini bukan hanya tentang kreativitas dan seni, tetapi juga merupakan bentuk pelestarian budaya Bali. Generasi muda mendapat ruang mengekspresikan ide mereka sekaligus memperkuat rasa kebersamaan,” ujar Giri Prasta di hadapan awak media.

Kasanga Festival 2025 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Maret, dengan berbagai lomba dan pertunjukan seni budaya. Sebanyak 16 sekaa teruna terpilih dari masing-masing kecamatan di Denpasar memamerkan ogoh-ogoh terbaik mereka. Parade pembuka juga dihadiri oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota, serta unsur Forkopimda Kota Denpasar.

Wali Kota Jaya Negara dalam sambutannya menyebutkan bahwa festival ini merupakan bentuk nyata dari ruang ekspresi dan kolaborasi yowana untuk memperkuat identitas budaya Bali.

“Kesanga Fest 2025 bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang tumbuh bagi kreativitas dan semangat gotong royong Sekaa Teruna Denpasar,” tegasnya.

Jumlah peserta Kasanga Festival tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dari 254 banjar adat di Denpasar, sebanyak 160 sekaa teruna-teruni mengikuti seleksi sejak Januari lalu. Dari seleksi tersebut, terpilih 16 finalis ogoh-ogoh besar yang tampil pada pembukaan.

Setelah diarak di pusat kota pada hari pertama, seluruh ogoh-ogoh akan dipajang di Lapangan Puputan Badung pada 22–23 Maret 2025. Penilaian dilakukan oleh juri independen dari Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar.

Rangkaian Lomba dan Hadiah Puluhan Juta 
Kesanga Festival tahun ini juga diramaikan dengan berbagai perlombaan lain seperti:

Lomba Ogoh-Ogoh Mini kategori mesin dan non-mesin dengan 58 peserta

Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh diikuti 51 peserta

Lomba Baleganjur Ngarap, kategori terbaru dengan 20 peserta

Lomba Foto dan Video Ogoh-Ogoh

Untuk lomba ogoh-ogoh besar, dari 16 finalis akan dipilih 6 pemenang terbaik tingkat kota dengan total hadiah sebagai berikut:

Juara I: Rp 50 juta

Juara II: Rp 40 juta

Juara III: Rp 30 juta

Harapan I: Rp 20 juta

Harapan II: Rp 15 juta

Harapan III: Rp 10 juta

Setiap finalis juga telah mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 30 juta.

Menuju Malam Pengerupukan
Seluruh ogoh-ogoh yang tampil dalam Kasanga Festival akan kembali diarak secara besar-besaran pada 28 Maret 2025, menjelang malam pengerupukan, sebagai puncak ritual menjelang Hari Raya Nyepi.

Kepala Dinas Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara, bersama Ketua Yowana Kota Denpasar, Agung Angga Harta Yana, mengungkapkan bahwa festival ini adalah bentuk apresiasi terhadap semangat dan daya cipta generasi muda Bali.

Dengan semangat Satyam Siwam Sundaram—berpegang pada etika, logika, dan estetika—Kesanga Festival 2025 menjadi bukti bahwa warisan budaya dapat terus hidup dan berkembang di tangan para yowana Denpasar. [BEKRAF/klp]

By Bekraf

Related Post