Sat. Apr 18th, 2026

Sosialisasi Kompetisi Inovasi Denpasar, Anta Baliola Tekankan Pentingnya Dokumentasi dan Perlindungan Karya

Sosialisasi Kompetisi Inovasi Masyarakat yang digelar Pemerintah Kota Denpasar menjadi momentum penting untuk mendorong lahirnya gagasan kreatif dari masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya Chief Executive Officer (CEO) PT Baliola Adi Maha Duta, I Gede Putu Rahman Desyanta, S.Si., S.Kom., M.M.  (Gede Anta).

Dalam paparannya, Gede Anta menekankan bahwa inovasi masyarakat tidak lagi cukup hanya berhenti pada ide atau kreativitas lokal, tetapi harus mampu berkembang dengan memanfaatkan teknologi agar memiliki dampak yang lebih luas.

“Banyak inovasi lahir dari masyarakat. Namun tantangan kita hari ini adalah bagaimana inovasi tersebut dapat terdokumentasi, terlindungi, dan berkembang menjadi solusi yang memberi manfaat lebih besar,” ujarnya.

Menurut Gede Anta, perkembangan teknologi digital saat ini membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan ide kreatif mereka. Teknologi seperti blockchain, sistem identitas digital, serta platform digital terbuka dapat membantu memastikan bahwa karya dan inovasi masyarakat memiliki jejak yang jelas dan terlindungi secara sistematis.

Ia menjelaskan bahwa inovasi masyarakat sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif jika dikelola dengan baik.

“Banyak ide lahir dari lingkungan masyarakat, dari desa, dari komunitas. Jika kita mampu menghubungkannya dengan teknologi dan ekosistem inovasi yang tepat, ide-ide tersebut dapat berkembang menjadi solusi yang berdampak luas,” katanya.

Gede Anta juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar yang mendorong penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Masyarakat, karena program ini membuka ruang bagi masyarakat untuk berani mengembangkan gagasan mereka.

Menurutnya, kompetisi semacam ini tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga membangun budaya inovasi di tengah masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya siapa yang menang, tetapi bagaimana kompetisi ini dapat memantik semangat masyarakat untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Ia berharap ke depan semakin banyak inovasi yang lahir dari masyarakat Denpasar, tidak hanya dalam bidang teknologi, tetapi juga dalam sektor sosial, budaya, lingkungan, dan ekonomi kreatif.

“Tema kegiatan ini sangat menarik: Dari Denpasar untuk Semesta. Artinya inovasi yang lahir dari masyarakat lokal bisa memberi kontribusi bagi dunia yang lebih luas,” ujar Gede Anta.

Sosialisasi ini juga menghadirkan Dr. Ir. Wiwiek Joelijani, M.T., Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, dengan moderator Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Denpasar I Made Pasek Mandira, SE., M.Si.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Kompetisi Inovasi Masyarakat Tahun 2027, yang diharapkan mampu menjaring berbagai gagasan kreatif dari masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem inovasi di Kota Denpasar.

By Bekraf

Related Post