Mon. Jun 8th, 2026

GEKRAFS Bali Dukung D’Youth Fest 6.0, Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kreatif Denpasar

Semangat kolaborasi untuk memajukan ekonomi kreatif Kota Denpasar terus menguat. Hal itu terlihat dalam rapat koordinasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Bali yang digelar pada Minggu, 7 Juni 2026. Pertemuan tersebut dihadiri para pegiat dan pelaku usaha kreatif dari berbagai subsektor ekonomi kreatif yang berbasis di Kota Denpasar. Mereka berasal dari bidang event organizer (EO), kerajinan, kuliner, penerbitan, arsitektur, desain, serta berbagai sektor kreatif lainnya yang selama ini aktif menggerakkan ekosistem kreatif di Bali.

Dalam rapat tersebut, GEKRAFS Bali menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan D’Youth Fest 6.0 Tahun 2026 yang akan menjadi salah satu ruang kolaborasi bagi generasi muda, komunitas kreatif, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan di Kota Denpasar.

Ketua DPW GEKRAFS Bali, Ari SW, menyampaikan bahwa D’Youth Fest telah berkembang menjadi salah satu agenda penting dalam ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar. Karena itu, diperlukan keterlibatan yang lebih luas dari berbagai komunitas dan pelaku industri kreatif agar kegiatan tersebut terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Menurutnya, D’Youth Fest bukan sekadar sebuah festival, melainkan wadah bertemunya ide, kreativitas, inovasi, dan kolaborasi yang mampu melahirkan peluang-peluang baru bagi anak muda dan pelaku ekonomi kreatif.

“GEKRAFS Bali siap mendukung dan berkolaborasi agar D’Youth Fest 6.0 dapat berlangsung lebih semarak, lebih inklusif, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi perkembangan ekonomi kreatif di Denpasar,” ujarnya.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para peserta juga menyampaikan berbagai gagasan untuk memperkuat konten festival, memperluas keterlibatan komunitas, serta menciptakan program-program yang berkelanjutan sehingga manfaat D’Youth Fest tidak hanya dirasakan saat acara berlangsung, tetapi juga mampu memberikan efek jangka panjang bagi pengembangan ekosistem kreatif daerah.

Berbagai subsektor ekonomi kreatif yang hadir sepakat bahwa kekuatan utama Denpasar terletak pada kemampuannya membangun kolaborasi lintas komunitas dan lintas sektor. Oleh karena itu, semangat gotong royong dan jejaring kreatif perlu terus diperkuat agar Denpasar semakin dikenal sebagai kota kreatif berbasis budaya yang mampu melahirkan inovasi dan peluang ekonomi baru.

Melalui dukungan tersebut, GEKRAFS Bali berharap D’Youth Fest 6.0 dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus laboratorium kreativitas bagi generasi muda, serta menjadi agenda yang semakin kuat, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Kota Denpasar. [Bekraf/rls]

By Bekraf

Related Post

Redaktur Tamu