Tue. Mar 3rd, 2026

Di Tengah Ancaman Represi, AJW 2026 Hadirkan Olimpiade Jurnalis Muda Indonesia

Di berbagai daerah, anak muda yang bersuara lewat karya jurnalistik masih menghadapi beragam tantangan—mulai dari intimidasi, kekerasan terhadap jurnalis, hingga ancaman di ruang digital. Di saat partisipasi publik semakin penting dalam mengawal isu lingkungan, tata kelola pemerintahan, dan hak-hak warga, kebutuhan akan ruang aman bagi jurnalis muda menjadi semakin mendesak.

Menjawab situasi tersebut, Anugerah Jurnalisme Warga (AJW) 2026 menghadirkan Olimpiade Jurnalis Muda Indonesia bertajuk Anti Represi Club. Program ini menjadi olimpiade pertama bagi jurnalis muda di Indonesia, dengan total hadiah Rp30 juta, plakat, sertifikat, serta undangan ke Bali.

Pendaftaran dibuka hingga 8 Maret 2026 melalui tautan s.id/AJW2026. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui email kabar@balebengong.id atau kontak Sekar di 0878-2083-5569.

Olimpiade ini bertujuan mengampanyekan gerakan anti-kekerasan terhadap jurnalis dan media, sekaligus mendorong anak muda untuk menyuarakan hak publik secara kritis dan bertanggung jawab. AJW 2026 juga ingin menciptakan ruang aman untuk berekspresi dan berinovasi melalui karya jurnalistik interaktif, serta memperkuat partisipasi anak muda dalam kebijakan publik dan politik di daerah masing-masing.

Peserta terpilih akan membuat dua karya liputan: liputan mendalam dan liputan langsung (on the spot), dengan tiga bentuk karya. Karya wajib berupa tulisan dan foto, sementara karya opsional dapat berupa video pendek, ilustrasi, animasi, komik singkat, zine, kolase, mading, cerpen, hingga game interaktif.

Liputan langsung dikerjakan dalam waktu delapan jam dan dikumpulkan untuk diperiksa mentor daerah. Liputan mendalam dapat dikerjakan selama 1,5 bulan, mulai Maret hingga pertengahan Mei 2026. Minimal panjang tulisan untuk liputan mendalam adalah 1.000 kata, sedangkan liputan langsung 500 kata. Karya dapat dipublikasikan di platform mana pun.

Selama proses peliputan, peserta akan didampingi mentor dari masing-masing daerah.

Olimpiade ini bersifat nasional dan terbuka bagi peserta berusia 15 hingga 20 tahun. Peserta dapat mewakili institusi seperti sekolah atau kampus maupun mendaftar secara non-institusi. Setiap tim maksimal terdiri dari tiga orang.

Calon peserta diwajibkan mengirimkan usulan liputan mendalam sesuai salah satu subtema yang dipilih saat mengisi formulir pendaftaran. Seleksi akan mempertimbangkan kesesuaian topik, ide atau solusi yang ditawarkan, contoh karya relevan, serta distribusi daerah.

Peserta dapat memilih salah satu dari lima subtema berikut:

  1. Mitigasi bencana

  2. Pertanian, kelautan, dan energi terbarukan (bisa dipilih atau lintas isu)

  3. Gerakan komunitas anak muda, budaya, dan masyarakat adat untuk mendorong pemerintahan yang baik

  4. Kerusakan hutan dan sumber air (bisa dipilih atau lintas isu)

  5. Keamanan digital, termasuk kebebasan berekspresi, keamanan data, dan kekerasan berbasis gender online (KBGO)

Bagi para Jawara panitia menyediakan hadiah total sebesar Rp30 juta yang akan diberikan kepada lima karya terbaik yang dinilai berdampak dan inovatif, dengan rincian:

  • Peringkat I: Rp10.000.000

  • Peringkat II: Rp8.000.000

  • Peringkat III: Rp6.000.000

  • Peringkat IV: Rp4.000.000

  • Peringkat V: Rp2.000.000

Selain uang pembinaan, para pemenang juga akan menerima plakat, sertifikat penghargaan, serta bingkisan produk desa.

Melalui format kompetisi yang memadukan liputan langsung dan mendalam, serta pendampingan mentor daerah, AJW 2026 berupaya melahirkan generasi jurnalis muda yang berani, kritis, dan berintegritas di tengah dinamika kebebasan berekspresi dan keamanan digital di Indonesia.[]

By Bekraf

Related Post