Fri. Apr 4th, 2025

Just Dance It Out 2024, Street Dance Internasional Pertama di Bali

BALI akan menjadi tuan rumah event street dance bertaraf internasional pertama, “Just Dance It Out 2024,” yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf).

Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, menyatakan dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” pada Senin (8/7/2024), bahwa event ini akan menghadirkan 23 juri internasional yang juga akan menjadi instruktur workshop, menarik minat wisatawan dari berbagai negara. “Event ini mengundang 23 juri yang juga akan menjadi instruktur dan memberikan workshop yang menarik minat wisatawan dari berbagai negara,” kata Nia.

Co-Founder “Just Dance It Out,” Anastasia, menjelaskan bahwa acara yang akan berlangsung pada 17 hingga 20 Juli di The Westin, Nusa Dua, Bali ini mengusung empat konsep utama: workshop dengan 18 kelas yang terdiri dari 9 kelas hiphop dan 9 kelas popping, dance battle, dan after party yang menyajikan pertunjukan 2 V 2. “Masing-masing tim akan dibentuk pada H-1 sebelum acara,” ujar Anastasia.

Anastasia menyatakan tantangannya membawa “Just Dance It Out” ke Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, yang belum memiliki event street dance bertaraf internasional sebesar ini. “Street dance sendiri sudah dipertandingkan di Asian Games Hangzhou 2023 dan akan dipertandingkan Olimpiade Paris 2024. Sehingga melalui acara ini diharapkan akan menumbuhkan event-event street dance bertaraf internasional lainnya yang bisa membangkitkan semangat dan kualitas komunitas street dance di Indonesia,” kata Anastasia. Ia juga berharap acara ini akan berdampak positif pada promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, menyatakan bahwa event ini merupakan terobosan besar. “Selama ini belum ada event street dance internasional sebesar ini yang digelar di Bali. Sementara kita lihat antusiasme bahkan talenta nasional kita dari berbagai provinsi luar biasa bakatnya,” ujar Vinsensius. Ia optimistis event ini akan menarik minat wisatawan mancanegara, terutama dari Tiongkok, Australia, Perancis, Jepang, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan negara lainnya. “Betul-betul memberikan kontribusi untuk mendatangkan wisman bahkan untuk mendorong pergerakan wisnus karena talenta kita datang dari berbagai provinsi ke Bali untuk mengikuti kompetisi ini,” tambahnya.

Kemenparekraf mendukung acara ini dengan melakukan amplifikasi promosi di kanal-kanal media promosi milik Kemenparekraf serta fasilitasi perizinan dan akomodasi bagi para juri dan peserta di Bali. “Kami juga siap meng-host para juri dan peserta di Bali,” kata Vinsensius *** [BEKRAF/Rls]

By Bekraf

Related Post