Wed. Jul 17th, 2024

Dana Khusus Pariwisata Indonesia, Apa Peran Pemda dan Pelaku Industri Wisata?

By Bekraf Feb 29, 2024

PARIWISATA merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di Indonesia, upaya untuk mengembangkan sektor pariwisata semakin diperkuat dengan pembentukan Tourism Fund atau Dana Khusus Pariwisata, yang menjadi sorotan dalam rapat terbatas. Tourism Fund ini diharapkan menjadi katalisator dalam menghadirkan acara-acara kebudayaan dan eco-tourism yang akan semakin meningkatkan citra Indonesia di mata dunia.

Pemerintah, melalui Kementerian BUMN, tengah menggalang percepatan pembentukan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembentukan dana khusus pariwisata ini. Targetnya, Perpres tersebut diharapkan dapat diterbitkan pada Maret 2024 dan beroperasional pada tahun yang sama. Salah satu keistimewaan dari Tourism Fund ini adalah pengelolaannya melalui lembaga Badan Layanan Umum (BLU), yang memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.

Proyeksi dana yang dialokasikan dari Tourism Fund untuk sektor pariwisata Indonesia mencapai Rp2 triliun setiap tahunnya. Meskipun jumlah ini terdengar besar, perlu dicatat bahwa negara-negara maju seperti Prancis dan Spanyol sering kali mengalokasikan jumlah dana yang jauh lebih besar untuk pengembangan pariwisata mereka. Namun demikian, dana ini diharapkan dapat memberikan dorongan besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Pengelolaan dana dari Tourism Fund diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan dampak yang dirasakan pada kesejahteraan masyarakat lokal dan penciptaan lapangan kerja. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memainkan peran penting dalam mengelola dana ini dengan melakukan kurasi terhadap sejumlah perhelatan atau kegiatan (event), seiring dengan rencana untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan berkelas dunia di lima destinasi pariwisata super prioritas pada tahun 2024.

Peran Pemda dan Pelaku Industri Wisata
Diharapkan bahwa dengan Tourism Fund, sektor pariwisata Indonesia akan semakin maju dan memberikan kontribusi signifikan dalam pertumbuhan ekonomi negara serta meningkatkan daya tarik wisata Indonesia di mata dunia. Kunci kesuksesan implementasi Tourism Fund juga terletak pada peran pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata di daerah.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan destinasi pariwisata lokal, promosi pariwisata, serta memberikan insentif dan dukungan kepada pelaku industri pariwisata di daerah mereka. Sementara itu, pelaku industri pariwisata di daerah bertanggung jawab atas pengembangan produk pariwisata yang menarik, pengelolaan usaha pariwisata, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri pariwisata di daerah, diharapkan implementasi Tourism Fund ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Sebagai negara yang kaya akan keindahan alam dan keanekaragaman budaya, langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pariwisata Indonesia untuk kesejahteraan bersama.*** [BEKRAF/Tim Redaksi]

Foto : Ilustrasi oleh Matanai

By Bekraf

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *